Kebijakan Baru Seleksi Masuk PTN

RosiannaThompson(2)

Assalamu’alaykum..

Hallo sahabat para pejuang SBMPTN! Sudah sejauh mana kalian mempersiapkan SBMPTN tahun 2019? Apakah kalian sudah mempersiapkannya dengan matang? atau masih bingung sama yang namanya SBMPTN? Sahabat, perlu kalian ketahui ada beberapa perubahan dalam skema SBMPTN 2019. Tentunya ini akan sangat berpengaruh pada persiapan kalian nantinya. Bagi yang sudah jauh melangkah untuk mempersiapkan seleksi ini, kalian tidak perlu khawatir. Tetapi bagi kalian yang belum mempersiapkannya dari nol, siap-siap yaa…! 🙂

Pada tahun 2019 mendatang Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidang Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi: (1) mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh Rektor PTN; (2) melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Baik kalo begitu mari kita bahas lebih lanjut mengenai perubahan skema pada SBMPTN 2019!

1. Metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)

Pelaksanaan SBMPTN 2019 mendatang kalian akan dihadapi oleh metode ujian yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Apakah itu? Yap, metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sedangkan metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) akan ditiadakan alias dihapuskan, dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan karena masih tahap pengembangan lebih lanjut.

dsc-0142-5accd961bde575790d0626a2

UTBC akan Ditiadakan

2. Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Materi tes yang akan digunakan ada dua, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Jangan khawatir sahabat, kedua materi tes tersebut tidak jauh berbeda dengan materi tes di tahun-tahun sebelumnya yaitu Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar (TKD). TPS merupakan tes untuk mengukur kemampuan kognitif, seperti kemampuan dan pemahaman umum yang dianggap penting bagi keberhasilan di sekolah formal nantinya. Sedangkan TKA merupakan tes untuk mengukur kemampuan pengetahuan materi yang diajarkan di sekolah dan yang diperlukan agar berhasil di pendidikan tinggi, dengan menggunakan soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill). Dimana HOTS ini merupakan kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi. (Sumber: Adi Saputra, M.Pd).

3. Daya Tampung Penerimaan Mahasiswa Baru PTN Tahun 2019

Pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri. Tiga jalur tesebut masing-masing memiliki daya tampung yakni, SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap Program Studi (Prodi) di PTN. Tentunya hal ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya, dimana jalur SNMPTN memiliki kuota minimal 40% sedangkan SBMPTN minimal 30%.

4. Kesempatan Mengikuti Ujian Dua Kali

Peserta Tes Seleksi Masuk PTN Tahun 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes. Jadi, apabila kalian kurang puas dengan hasil tes yang pertama, maka kalian boleh mengikuti tes kedua dan membayar lagi uang pendaftaran sebesar Rp. 200.000. Nah selain itu kalian juga harus tau dalam sistem pelaksanaan tesnya. Dimana untuk 2019 nanti kalian harus melakukan tes lebih dulu kemudian hasil nilai yang didapat baru bisa digunakan untuk memilih Universitas dan juga program studi yang akan kalian tuju. Jadi, hasil tes ini akan keluar dalam bentuk nilai dan kemudian digunakan untuk mendaftar di PTN yang diinginkan. Dan apabila kalian mengikuti 2x tes, maka kalian dapat mengambil nilai yang tertinggi dari keduanya. Kemudian informasi lainnya mengenai tes, bahwa pada tahun 2019 tidak akan ada lagi yang namanya Uji Keterampilan dan akan diganti dengan Seleksi Portofolio. Dimana dalam Seleksi Portofolio, kalian akan diminta untuk melampirkan atau mengunggah dokumen portofolio prestasi-prestasi yang dimiliki. Menurut Menristekdikti, Mohamad Nasir, model tes seperti ini lebih memberikan rasa keadilan pada siswa.

5. Waktu Pelaksanaan Tes

Tes akan berlangsung pada periode Maret – Mei 2019 (12 hari) dan akan dilakukan sebanyak 24 gelombang yakni setiap hari Sabtu dan Minggu di 85 PTN yang berbeda. Jadi, tunggu apalagi.. Yuk persiapkan dari sekarang karena waktu begitu cepat berlalu. Tetap semangat untuk kalian yang akan mencapai mimpi kalian yaitu masuk PTN favorit yang kalian inginkan.

Nah, itu tadi beberapa cuplikan mengenai perubahan skema Seleksi Masuk PTN pada 2019 mendatang. Semoga dengan adanya perubahan-perubahan diatas tidak menghentikan mimpimu utk menjadi pejuang SBMPTN 2019. Ayoo, tetap semangat dan terus berlatih untuk menghadapi SBMPTN 2019, tak lupa selalu libatkan Allah dimanapun dan kapanpun kalian berada, dan jangan lupa belajar bersama Bimbel Durrotut Tarbiyah 🙂

Semangat berjuang!

Wassalamu’alaykum..

Sumber: http://www.ristekdikti.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *